Haii semua,ane Andrian pada kesempatan kali ini ane mau cerita nih tentang
perjalanan bersama teman-teman. Ane punya teman sekelas yang lumayan deket sih,
ane biasa manggil mereka icang, pahlawan,dan icha.
Cerita dikit nih tentang ketiga temen ane itu, yang pertama icang. Nama
aslinya Muhammad Ichsan Miranda, gak tau kenapa kalo ada nama Ichsan pasti
panggilannya icang. Dia anak rantau, dari pulau Bangka entah desa mana yang
ditinggalinya. Tapi dia sekarang tinggal bareng om dan tantenya didaerah Depok,
enak sih deket banget sama kampus kita.
Temen ane yang kedua nama aslinya Rizky Pahlawan, banyak yang manggil Rizky
atau kalau di rumah biasanya di panggi Kiki, tapi ane lebih suka manggil dia
Pahlawan, lebih keren kan tuh. Si pahlawan ini anak betawi asli sih katanya,
tinggal di sekitaran jeruk purut yang serem itu loh.. anak bontot dari 4 bersaudara,
tergila-gila sama produk *pple padahal m*cbook yang biasa dibawa kekampus itu
turunan dari kakaknya. Hahaha
Nah sekarang temen ane yang ketiga nih, nama aslinya Annisa Lestari. Banyak
yang manggil dia Nisa , tapi seperti biasa ane punya panggilan sendiri buat
dia, yaitu icha. Entah kenapa juga setiap nama Annisa yang ane temuin pasti
panggilan kecilnya ya Icha, mungkin lebih mudah di ucapkan sewaktu belajar
bicara.
Icha ini ternyata berasal dari jawa, orangnya pendiem, manis, dan dia sudah
berhijab. Baru pertama kali ane main kerumahnya, ternyata rumah keluarganya
dempet-dempet seperti anak betawi aja ya. Ada lukisan , pendopo khusus buat
bikin batik, dan daleman rumahnya banyak barang-barang seni. Ane simpulkan
keluarga dia keluarga seni. Tapi kenapa dia masuk jurusan SI ? entahlah ane
belum tanya. Hehe.
Tiba saatnya kita banyak tugas dan harus mengerjakan bareng disuatu tempat,
dapatlah ide di rumah si Icha. Tapi icha minta kita nganter dia nyari hdd buat netbooknya
yang kebetulan rusak.
Hari senin 07 April 2014 kebetulan kita libur kuliah nih, jadi kita bertiga
janjian ke harco mangga dua buat cari hdd si icha, setelah itu kita belajar
bareng di rumahnya. Perjalanan ke Harco kita ketemuan di Stasiun Pasar Minggu,
ketemulah kita ngobrol sepanjang perjalanan naik CommuterLine ke arah Stasiun
Jakarta-Kota.
Akhirnya kita sampai stasiun Jakarta-Kota nih, layaknya superhero kita jalan
kaki ke Harco Mas Mangga Dua padahal perjalanan cukup jauh, satu kilometer
bahkan lebih ditambah panasnya terik matahari diatas kepala. Ditengah
perjalanan kita mampir di Alf*mart istirahat sebentar sambil minum-minum (bukan
miras yah). Gak lama kemudian kita lanjut jalan lagi dan sampailah pada tujuan.
Hampir semua toko kita tanya harga dan merk hdd yang dimau,dapatlah di sebuah
toko dengan merk hdd yang bagus dan harga yang murah Rp. 550.000 dapat
kapasitas 500GB bonus langsung bisa pasang di tempat. Setelah hdd icha didapat,
giliran ane yang mau ganti thermal paste buat processor laptop yang udah
overheat terus. Mencari kesana kesini tetap gak ada yang bisa dibeli sekaligus
pasang. Lelah berkeliling akhirnya ane nyerah buat mengakhiri perjalanan, dan
kita putuskan untuk pulang.
Ya, pulang jalan kaki lagi ke Stasiun Jakarta-Kota itu lagi, dan masih
panas menyengat. Karena kita udah kelelahan dan lapar, sambil berjalan ke
Stasiun sampailah kita di sebuah tempat makan yang recomended dari si Icha,nama
tempat makannya” Amung” Kwetiau Sapi & Bakso Sapi Pontianak, pelayannya
banyak banget ternyata nih. Kita sih pede aja duduk dulu sebelum nanya itu
makanan harga berapaan. Pas ditanya ternyata harga rata-rata 28ribu! Gile
bener-bener nguras kantong mahasiswa ini mah. Berikut adalah daftar menu nya:
1. Kwetiau Goreng Sapi : Rp. 28000,00
2.
Kwetiau Goreng Spesial : Rp. 29000,00
3.
Nasi Goreng Sapi : Rp. 28000,00
4.
Kwetiau Ayam : Rp. 28000,00
5.
Kwetiau Siram : Rp. 29000,00
6.
Kwetiau Kuah : Rp. 22000,00
7.
Bakso Sapi : Rp. 22000,00
8.
Es teh manis : Rp. 3000,00
9.
Teh hangat : Gratis
Tapi kepalang tanggung kita udah duduk dan kelaperan, ya pesen deh kita
masing-masing. Pahlawan pesen Nasi Goreng Sapi, Icang dan ane pesen kwetiau
goreng sapi, si icha pesen kwetiau bakso rebus. Rasanyaaa... mantap bener,
sesuai harga sih emang ya, tapi tetap aja nguras kantong pelajar! Haha
Gambar 1. Rumah Makan Amung Gambar
2. Kwetiaw Goreng Sapi dan Kwetiau Kuah
Makanan habis semua, karena sayang kalo gak habis kan mahal harganya. Salah
satu dari kita kepikiran tugas-tugas yang belum selesai. Nah tugas ini lah salah
satunya, tugas softskill untuk post di blog dan post di studentsite. Karena
katanya diwajibkan ada fotonya, langsung deh kita foto-foto di tempat makan
itu. Sebenernya gak enak juga sih diliatin pelayan plus pelanggan disana, tapi
ya sudahlah demi tugas! Hehe
Setelah foto dianggap cukup, lanjutkan perjalanan kita ke stasiun nih. Perjalanan
panjang kembali kami lalui dan tetap dibawah sinar matahari yang sangat
menyegat kulit. Sampai stasiun jakarta-kota seperti biasa kita foto-foto
kembali.
Tak lama kemudian datanglah kereta yang menuju stasiun pasar
minggu,kebetulan kereta terlihat baru dan bersih ternyata benar AC nya adem
banget. Maklum sebelumnya kita berangkat dapat sialnya AC gak berfungsi, beruntung
masih ada kipas yang kenceng. Gak terasa sambil ngobrol di kereta, sampai lah
kita di stasiun pasar minggu.
Dan ternyata cuaca terlihat tidak baik, mendung gelap tiba-tiba hujan
deras. Beruntung kita cepat-cepat berlari menuju metromini yang ada disebrang
stasiun. Hujanpun semakin deras dan angin semakin kencang, sampailah kita di
halte depan rumah icha. Tapi karena hujan terlalu deras, kita bertiga menunggu
hujan reda di koperasi dekat halte itu. Hujanpun mulai reda, dan kita
segera angkat kaki dari koperasi
tersebut. Sesampainya di rumah icha kita langsung buka laptop masing-masing dan
diskusi soal tugas, sementara ane sekalian format netbook icha yang udah pakai
hdd baru itu. Perdebatan yang sengit sering kita lontarkan, dan suara terbanyak
dia yang menang.
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, beberapa tugas telah selesai namun
belum semua tugas diselesaikan. Maklum tugas dari dosen semakin hari semakin
bertambah bukannya berkurang. Waktu menunjukkan 17.30 sudah saatnya kita
pulang, langsung saja membereskan laptop masing-masing. Setelah pamit dengan
orangtua icha kami langsung pulang, beruntung hujan sudah behenti sebelum kita
pulang kerumah.
Sekian cerita singkat perjalanan empat orang mahasiswa yang melelahkan.
Tunggu cerita selanjutnya ya. ^_^




No comments:
Post a Comment