Thursday, April 10, 2014

Bad Sector pada Hard Disk


Karena akhir-akhir ini teman saya banyak yang mengalami kerusakan pada hard disk nya, maka saya searching di google mengenai bad sector pada hard disk. Kali ini saya akan membahas, apa itu bad sector dan mengapa bisa terjadi serta cara pencegehan dari bad sector tersebut.
Bad sector adalah sektor disk yang mengalami kerusakan data tidak dapat ditulis maupun dibaca. Hal ini bisa terjadi karena berbagai macam penyebab.
Bad sector pada hard disk terbagi menjadi dua jenis kemungkinan. Yang pertama bad sector secara fisik, sehingga tidak dapat diperbaiki dan bad sector secara logical yang masih bisa diperbaiki agar dapat berfungsi dengan baik.
-          Bad sector fisik biasanya terjadi karena memang ada beberapa cluster di hard disk mengalami kerusakan. Bisa karena debu, atau goncangan yang sangat keras yang dapat merusak kinerja hard disk tersebut. Kerusakan hard disk seperti ini tidak dapat diperbaiki.
-          Logical bad sector yang terjadi ketika suatu cluster didalam hard disk tampak seperti tidak bisa digunakan karena ketika dibaca oleh operating sistem, dia terbaca adanya ECC (Error Correcting Code) yang tidak sesuai dengan isi sektor tersebut. Ini diartikan sebagai kekeliruan oleh OS. Biasanya sector tersebut ditandai sebagai bad sector. Hard disk yang seperti ini masih dapat diperbaiki dengan menulis tempat bad sector yang tadi error menjadi 0. Atau dalam bahasa beberapa tahun yang lalu disebut sebagai low-level format. Windows Disk Check bisa memperaiki bad sector seperti ini.
Tanda-tanda Kerusakan pada Hard Disk
Meskipun Anda mungkin dapat memperbaiki kesalahan perangkat lunak yang disebabkan oleh bad sector, dan dalam beberapa kasus mungkin anda dapat memperbaiki bad sector sendiri, jika hard disk anda sudah mulai gagal mekanis. Yang paling pokok adalah mendeteksi tanda kegagalan drive anda sebelum data hilang. Mari kita  lihat beberapa tanda-tanda peringatan umum kegagalan hard drive dibawah ini :
  1. Sering terjad crash tetapi tidak beraturan, terutama saat boot up Windows
  2. Pesan kesalahan yang sering dan samar ketika melakukan kegiatan khusus seperti memindahkan file
  3. Nama Folder dan File yang menjadi scrambled dan berubah
  4. Hilangnya File dan Folder tertentu
  5. Menunggu sangat lama untuk mengakses Folder dan File
  6. Hard Disk tidak bereaksi untuk waktu yang lama setelah anda meminta data dengan membuka file atau folder
  7. Output yang kacau dari pencetakan atau file terbuka
  8. Muncul bunyi (semacam dengung) yang sangat bising dalam Hard Disk.

Sumber :


No comments:

Post a Comment