Karena akhir-akhir ini teman saya banyak yang mengalami kerusakan pada hard
disk nya, maka saya searching di google mengenai bad sector pada hard disk.
Kali ini saya akan membahas, apa itu bad sector dan mengapa bisa terjadi serta
cara pencegehan dari bad sector tersebut.
Bad sector adalah sektor disk yang mengalami kerusakan data tidak dapat
ditulis maupun dibaca. Hal ini bisa terjadi karena berbagai macam penyebab.
Bad sector pada hard disk terbagi menjadi dua jenis kemungkinan. Yang
pertama bad sector secara fisik, sehingga tidak dapat diperbaiki dan bad sector
secara logical yang masih bisa diperbaiki agar dapat berfungsi dengan baik.
-
Bad
sector fisik biasanya terjadi karena memang ada beberapa cluster di hard disk
mengalami kerusakan. Bisa karena debu, atau goncangan yang sangat keras yang
dapat merusak kinerja hard disk tersebut. Kerusakan hard disk seperti ini tidak
dapat diperbaiki.
-
Logical
bad sector yang terjadi ketika suatu cluster didalam hard disk tampak seperti
tidak bisa digunakan karena ketika dibaca oleh operating sistem, dia terbaca
adanya ECC (Error Correcting Code) yang tidak sesuai dengan isi sektor
tersebut. Ini diartikan sebagai kekeliruan oleh OS. Biasanya sector tersebut
ditandai sebagai bad sector. Hard disk yang seperti ini masih dapat diperbaiki
dengan menulis tempat bad sector yang tadi error menjadi 0. Atau dalam bahasa
beberapa tahun yang lalu disebut sebagai low-level format. Windows Disk Check
bisa memperaiki bad sector seperti ini.
Tanda-tanda Kerusakan pada Hard Disk
Meskipun Anda mungkin dapat memperbaiki kesalahan perangkat lunak yang
disebabkan oleh bad sector, dan dalam beberapa kasus mungkin anda dapat
memperbaiki bad sector sendiri, jika hard disk anda sudah mulai gagal mekanis.
Yang paling pokok adalah mendeteksi tanda kegagalan drive anda sebelum data
hilang. Mari kita lihat beberapa
tanda-tanda peringatan umum kegagalan hard drive dibawah ini :
- Sering terjad crash tetapi tidak
beraturan, terutama saat boot up Windows
- Pesan kesalahan yang sering dan samar
ketika melakukan kegiatan khusus seperti memindahkan file
- Nama Folder dan File yang menjadi
scrambled dan berubah
- Hilangnya File dan Folder tertentu
- Menunggu sangat lama untuk mengakses
Folder dan File
- Hard Disk tidak bereaksi untuk waktu
yang lama setelah anda meminta data dengan membuka file atau folder
- Output yang kacau dari pencetakan
atau file terbuka
- Muncul bunyi (semacam dengung) yang
sangat bising dalam Hard Disk.
Sumber :
No comments:
Post a Comment