Saya berani menjamin bahwa dalam waktu 6 bulan computer yang dipakai akan berulah. Ulahnya bisa kadang lucu, kadang manja, kadang-kadang malah ingin membuat kita melempar computer tersebut. Memang tidak pernah ada riset resmi tentang kemanjaan computer dengan pemiliknya, tetapi pengalaman saya sebagai “tukang computer” selama bertahun-tahun bisa membuktikannya.
Pernah saya harus menangani sebuah computer yang selalu rusak. Mau dibagaimana pun tetap rusak, sehingga data-data penting di dalamnya nyaris tidak tertolong. Mereka sudah membawanya ke tempat service resmi dan disarankan untuk mengganti beberapa komponen di dalamnya dengan catatan data datanya akan hilang. Saat sampai di tangan saya, saya merasa bahwa computer ini kecapekan dan butuh istirahat. Saya sarankan kepada pemiliknya untuk mengistirahatkan di dalam freezer selama lima hari. Sampai sekarang computer itu baik-baik saja.
Ini bukan feeling-feelingan, bukan tebak-tebakan tapi saya mempelajari pemakaiannya. Saya bertanya kepada pemiliknya, apakah setiap hari nonton bokep? Berapa jam sehari dipakai untuk bermain game? Berapa jam sehari dipakai untuk kerja? Ya pasti panaslah computer dan onderdilnya kalau setiap hari kerjanya hanya untuk nonton bokep dan main game. Makanya butuh pendinginan yang exstrem pula.
Secara fisik akan kelihatan, mana computer yang dimanja dengan mana computer yang hanya dijadikan sapi perah belaka. Saya selalu percaya bahwa setiap computer itu mempunya jiwa (ah biarkan saja jika ada orang yang menganggap saya gila atau berlebihan). Layaknya mahluk hidup yang berjiwa, kadang-kadang mereka juga butuh dielus, disayang, diajak bicara dengan hati (please jangan malah curhat kepada computer).
Memanjakan computer tentu bukan dengan memberikan dia aksesoris yang mewah, membuat penutup casing seperti jaman dahulu, mengelapnya dengan cairan pembersih atau melakukan scaning dan defragmentasi setiap hari. Bagi saya itu benar-benar seperti anak manja yang pasti juga akan berulah. Yang penting adalah bagaimana kita menggangapnya sebagai partner dalam bekerja. Komputer Jodoh
Banyak orang tidak percaya, jika saya katakan computer juga punya rasa cocok dan dan tidak cocok dengan tuannya. Semuanya dimulai ketika kita pertama kali membeli computer. Saya tidak pernah setuju dengan system paketan yang banyak dijual di toko-toko yang mengejar computer dengan harga yang murah meriah. Setiap orang mempunya kebutuhan spesifikasi yang berbeda
Orang yang seperti saya lebih membutuhkan computer yang stabil daripada cepat. Orang seperti Leo lebih membutuhkan computer yang memiliki kapasitas penyimpanan yang besar. Orang seperti Wenpin lebih membutuhkan computer yang kuat untuk diajak bermain-main, orang seperti Tomas lebih membutuhkan computer dengan casing yang cantik dan tidak neko-neko sedangkan orang seperti Andriantampan lebih membutuhkan computer yang ringan dan simple. Bagi saya, jika sedari awal sudah ada personal touch dari calon pemiliknya, maka dijamin computer itu tidak akan berulah yang aneh-aneh.
Perusahaan atau instansi besar biasanya membeli computer bagus dengan spesifikasi sama secara grosiran, tetapi setiap beberapa tahun sekali mereka akan menggantinya . Apakah ini karena mereka harus mengikuti trend kecepatan teknologi? Tentu tidak. Berdasarkan pengalaman, ini lebih karena komputernya sering bermasalah.
Saya teringat dengan perkataan pendiri perusahaan Apple, Steve Jobs. Ia pernah mengatakan dalam rapat besar dengan karyawan Apple bahwa setiap computer yang Apple buat harus mempunyai daya tarik sex di dalamnya. Tentu saja Steve Jobs bukan bermaksud bermesum-mesum, tetapi bagaimana setiap computer buatan Apple mempunyai personal touch kepada penggunanya. Tak heran, computer-computer Apple banyak diminati.
Komputer kita tidak harus Apple yang menggairahkan, tidak harus Sony Vaio yang anggun, tidak harus semulti media Toshiba atau setangguh IBM Think Pad. Lebih penting adalah bagaimana computer itu maksimal kinerjanya tanpa harus menjadi sapi perah yang ujung-ujungnya ngambek. Cobalah berikan nama kepada computer kita, cobalah elus jika dia bekerja bagus, cobalah marahi jika dia sedang manja, Tidak rugi juga kan mencoba mencintai computer kita sendiri
Sumber : http://www.satuportal.net
Special thanks for writer : Ari Ertanto
No comments:
Post a Comment