Dulu ataupun sekarang , nanti ataupun mendatang,
Meski ribuan kata menimbun di dada,
Tiada penghantar yang baik kecuali sang Maha Kuasa,
Yang mengetahui dimana letak cinta sesungguhnya..
Hujan hanya bagian dari kiasan nostalgia, entah
siapa yang sedang jatuh cinta..
Tapi yang jelas bukan aku!
Aku hanya datang dengan permisi dan mengumpulkan
sisa gerimis,
Dengan langkah optimis seperti orang baru pertama
kali tau,
Makna dari ‘harapan’.